rasaku selalu seperti air terus mengalir dan kamu sering menjadi angin ada saatnya mati dan dingin tetapi rindu adalah ombak mendebur pantai dan karang menyisir pasir, hatimu dan jantungku berdesir
puisi, kata hati dan cinta
puisi, kata hati dan cinta
Aku belajar pada malam
Tentang waktu yang melambat
Tentang hati yang tercekat
Tentang purnama
Tentang menunggu dan kesabaran
Tentang dingin dan penantian
***
(Purnama itu selalu, walau jauh disana, walau hanya terlihat sebagian saja)
Rangkasbitung, 03022023
Komentar