Langsung ke konten utama

tentang api


kekasih... kemarilah
duduk disampingku
raih jemariku dan kita bicara
tentang rasa yang menyelimuti hatimuhatiku
tentang api yang membakar
tentang api yang menyejukkan hati

tak hendak kupungkiri
rasa terajut
rindu terbalut
cinta terpagut
api yang tersulut membakar dan meletup
gelora purba terlecut

aku ingin kau tau kirana
dalam kobarankobaran didada
dalam bisikanbisikan suara
dalam tiap irama kita
apimu membakar semesta gulana
menjelma kristalkristal salju
bertahta dijantung rasa
meresap keseluruh pembuluh rindu
menyejukkan hatiku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Malam

Aku belajar pada malam Tentang waktu yang melambat Tentang hati yang tercekat Tentang purnama Tentang menunggu dan kesabaran Tentang dingin dan penantian *** (Purnama itu selalu, walau jauh disana, walau hanya terlihat sebagian saja) Rangkasbitung, 03022023

bermuda

rasaku selalu seperti air terus mengalir dan kamu sering menjadi angin ada saatnya mati dan dingin tetapi rindu adalah ombak mendebur pantai dan karang menyisir pasir, hatimu dan jantungku berdesir

debu

telah kuabaikan waktu dengan tidur yang terlalu lama sekian lama aku hidup dalam impian ketika aku terjaga waktu telah terpenggal tertinggal terlalu banyak yang terlewatkan debu debu telah meluluri wajah memburamkan pandangan melumuri liur dan memenuhi kerongkongan debu yang beterbangan dalam arena perlombaan terpaksa harus kutelan