Langsung ke konten utama

dinding

pada sebuah dinding kutemukan selembar soneta
sajak tentang kehangatan tanpa silsilah
cinta yang diselimuti gumpalan gumpalan rindu
dendam dalam bentangan jarak dan waktu

bunga dibiarkan liar tanpa kekangan
menyingkap kelopak api berselimut bara
membakar sayap sayap kering lebah menggelepar
bersama dalam irama kidung asmara yang tertumpah

tali temali diikatkan tanpa simpul
melilit garis garis patah tanpa celah
menjelma sebentuk busur tanpa anak panah

jemari melukis pecahan mimpi
janji janji yang tak pernah diikatkan
hanya pada malam genggaman dieratkan

Komentar